Miskin engga miskin, tergantung miskin apa dulu yang ditanyakan. Kalau miskin harta, IYA, tetapi kalau cinta insyaAllah saya saya yang punya. Saudagar cinta
Alkisah karena saya sedang tidak punya pulsa hanphone, jadi ada sms emergency sekalipun saya tidak bisa memberikan tanggapan. Saya berkali-kali di sms supaya menjawab. Sepertinya kalau saya tidak membalas sms ini, dunia bakal kacau, seberapa penting sih sms dari orang ini?
Akhirnya ketika saya bertemu dengan orang terkait saya bicara kalau saya tidak bisa membalas sms karena tidak punya pulsa. Bermaksud jujur tetapi malah diketawakan. “Mbok ya jangan miskin-miskin amat, bilangnya itu loh”,katanya sambil tertawa. Jadi kelihatan miskin sekali ya, pulsa saja engga punya. Memangnya saya harus jawab apa kalau benar-benar tidak punya?
Hari ini saya terlihat gembira sekali, kata teman saya. Makanya bisa ketawa-tawa sambil mendengarkan sang guru mengajarkan manteranya. Mantera tak terlihat miskin. Expelliarmusssss!!! ” Jawabnya itu jangan ngga punya pulsa, tapi belum sempat beli. Kalau lagi engga punya uang, kalau ditanya jawabnya belum sempat di transfer”. Ilmunya Madam Pomfrey jadi milik saya.
Coba kita praktekkan ilmunya.
“Pinjem duitnya dong, aku mau bayar baju tapi belum ada uangnya” JAWABNYA “Aduh maaf ya, aku belum ditransfer” (pelit mode)
Bukan termasuk pelaggan pascabayar, jadi setiap kali pulsa habis harus isi ulang dulu di konter-konter terdekat, supermarket yang menyediakan layanan pembalian pulsa atau ke ATM sekalian transaksi yang lain-lain. Biasanya saya tinggal sms teman langganan saya, namun semenjak dia pindah, saya jadi tidak punya langganan baru. Bukan karena engga punyauang, disebabkan malas jalan akhirnya menunda-nunda pengisian ulang. Nah kira-kira ini mantera atau bukan?
Bagaimana dengan Anda? Suka pakai mantera ini juga?



















